Skip to content
Agrinova Agrinova Infrastruktur Eksekusi Pertanian Skala Nasional
INFRASTRUCTURE Dibangun di Indonesia. Dirancang untuk Asia. Diskalakan untuk pasar global.

Infrastruktur Eksekusi Pertanian untuk Skala Nasional dan Global

Agrinova membangun lapisan eksekusi berbasis lahan—menghubungkan perencanaan tanam, bibit, jaringan petani, dan output terstandar agar pasokan konsisten, dapat diaudit, dan siap memenuhi spesifikasi pasar.

✔ Eksekusi terstruktur & terukur
✔ Kolaborasi GAPOKTAN & petani
✔ Standarisasi output & mutu
✔ Siap replikasi lintas wilayah

Model Infrastruktur Agrinova

Pertanian sulit skala ketika eksekusi lahan terputus dari standar, jadwal, dan kebutuhan serapan. Agrinova membangun orkestrasi yang menyambungkan perencanaan, eksekusi lapangan, dan output—secara terukur dan dapat direplikasi.

Demand Alignment

Perencanaan tanam selaras dengan kebutuhan pasar institusional, spesifikasi, dan timeline serapan.

Planning & Orchestration

Komoditas, bibit, wilayah, dan jadwal panen dikelola dalam rencana eksekusi yang konsisten.

Field Execution Network

Eksekusi lapangan berjalan melalui jaringan kelompok tani & GAPOKTAN—dengan struktur koordinasi yang jelas.

Standardized Output

Output terstandar, terdokumentasi, dan siap memenuhi spesifikasi mutu pembeli.

Sistem Eksekusi

Sistem Agrinova bersifat terkontrol. Akses diberikan melalui evaluasi kemitraan—bukan pendaftaran publik. Tujuan utamanya adalah kepastian eksekusi, keterlacakan, dan konsistensi output.

Land Readiness

Validasi kesiapan lahan, pola tanam, dan kapasitas eksekusi sebelum komitmen volume.

Seed & Input Alignment

Keselarasan bibit, musim, dan kebutuhan input untuk menekan risiko dan meningkatkan konsistensi.

Execution Protocol

Protokol kerja yang dapat diaudit: jadwal, kontrol mutu, dokumentasi, dan pelaporan.

Aggregation & Logistics

Pengumpulan output terkoordinasi untuk memenuhi kebutuhan buyer institusional secara tepat waktu.

Akses sistem melalui kemitraan terstruktur

Kami tidak menjual “akses aplikasi”. Kami membangun standar eksekusi. Jika Anda institusi, aggregator, atau pihak yang membutuhkan supply terukur—kemitraan dimulai dari evaluasi.

Infrastruktur Pendukung Eksekusi Lapangan

Lapisan pendukung ini memastikan rencana eksekusi berjalan konsisten di lapangan dengan memperkuat koordinasi, kesiapan produksi, dan keterlacakan proses.

Digital Coordination Tools

Perangkat kerja untuk mendukung administrasi, pelaporan, pendataan, dan koordinasi lintas pihak dalam jaringan eksekusi.

Administration & reporting; harvest data capture; Agrinova platform access; stakeholder & government coordination.

Production Equipment Support

Peralatan dasar untuk efisiensi kesiapan lahan dan operasi lapangan sesuai rencana eksekusi wilayah.

Land preparation tools (e.g., plow); sprayer & tank equipment.

Input Enablement Layer

Penyelarasan ketersediaan input produksi agar selaras dengan rencana tanam dan kebutuhan komoditas wilayah.

Fertilizers; seeds via transparent tender mechanism; crop protection inputs.

Field Intelligence Tools

Dukungan teknologi untuk meningkatkan visibilitas, pemantauan, dan presisi pelaksanaan di lapangan.

Drone monitoring; area mapping; precision spraying.

Operational Mobility

Mobilitas operasional untuk memastikan distribusi input dan pengangkutan hasil panen berjalan tepat waktu dalam kerangka eksekusi terkoordinasi.

Operational pickup vehicles; input distribution & harvest transport.

This infrastructure is not individual direct assistance, but part of a collective execution framework managed through structured partnerships to ensure traceability, evaluation, and regional replication.

Jaringan Eksekusi

Agrinova dibangun untuk bekerja bersama petani dan GAPOKTAN—menghormati kearifan lokal, sambil menjaga disiplin standar dan target. Bahasa lokal memperkuat adopsi; tata kelola memperkuat konsistensi.

GAPOKTAN Nodes

Simpul koordinasi wilayah: disiplin eksekusi, kontrol mutu, dan konsolidasi pelaporan.

Local Coordination

Koordinasi lapangan terstruktur untuk memastikan jadwal tanam–panen terjaga.

Field Support Layer

Pendampingan komunikasi & instruksi kerja (bukan menggantikan penyuluh atau keputusan teknis).

Quality Discipline

Standar mutu output, dokumentasi, dan kesiapan audit untuk buyer institusional.

Dampak yang Bisa Diskalakan

Fokus Agrinova adalah memperkuat eksekusi: kepastian tanam, kepastian serapan, dan peningkatan nilai hasil—dengan model yang dapat diperluas lintas provinsi.

Farmer Trust

Bahasa lokal & struktur kelompok meningkatkan adopsi, disiplin, dan kesinambungan eksekusi.

Reliable Supply

Koordinasi panen mengurangi friksi supply dan meningkatkan konsistensi serapan.

Market Alignment

Eksekusi berbasis kebutuhan pasar—bukan sekadar kebiasaan produksi lokal.

National Scale Readiness

Rangka kerja siap tumbuh dari ratusan hektar menuju ribuan hektar secara tertib.

Siap untuk institusi & kebutuhan volume

Agrinova cocok untuk pihak yang membutuhkan supply terukur: institusi, aggregator, buyer korporat, dan mitra distribusi. Kemitraan dimulai dari keselarasan standar dan rencana eksekusi.

Tata Kelola & Akses

Agrinova bukan sistem transaksi publik. Operasi dijalankan melalui kemitraan terstruktur agar eksekusi dapat dipertanggungjawabkan. Transparansi proses dan disiplin standar adalah fondasi kepercayaan.

Akses sistem diberikan melalui evaluasi kemitraan. Setiap program eksekusi menetapkan standar kerja, struktur koordinasi, dan mekanisme pelaporan. Tujuannya: output konsisten, keterlacakan proses, dan kesiapan audit untuk pihak yang membutuhkan supply institusional.